Thursday, 27 August 2009

Pengertian Teknik Simulasi

Pengertian Teknik Simulasi

Berdasarkan dari sumber-sumber yang didapat dapat diambil suatu kesimpulan bahwa simulasi adalah tiruan dari dari suatu system untuk melakukan eksperimen pada computer yang menggunakan model tertentu untuk menjelaskan perilaku bisnis atau ekonomi pada suatu periode tertentu. Dan dari beberap sumber mengenai definisi simulasi adalah sebagai berikut:

Definisi 1.1 (Banks (Banks 1998)). Simulasi adalah tiruan dari proses dunia nyata atau sistem. Simulasi menyangkut pembangkitan proses serta penga- matan dari proses untuk menarik kesimpulan dari sistem yang diwakili

Definisi 1.2 (Nailor (1966) dalam Rubinstein & Melamed (Melamed 1998)).

Simulasi adalah tehnik numerik untuk melakukan eksperimen pada komputer, yang melibatkan jenis matematika dan model tertentu yang menjelaskan pri- laku bisnis atau ekonomi pada suatu periode waktu tertentu.

Menurut Borowski & Borwein (Borwein 1989) simulasi didefinisikan sebagai berikut ini.

Definisi 1.3. Simulasi adalah tehnik untuk membuat konstruksi model matematika untuk suatu proses atau situasi, dalam rangka menduga secara karakteristik atau menyelesaikan masalah berkaitan dengannya dengan menggunakan model yang diajukan

Jadi simulasi mempelajari atau memprediksi sesuatu yang belum terjadi dengan cara meniru atau membuat model sistem yang dipelajari dan selanjutnya mengadakan eksperimen secara numerik dengan menggunakan komputer.Dalam simulasi matematika atau statistika ada beberapa komponen yang mutlak diperlukan diantaranya adalah:model dari permasalahan yang dipelajari dan kom- puter yang dijadikan alat untuk melakukan eksperimen. Dalam persoalan model diperlukan kemampuan konseptual matematika dan statistika atau teori peluang, sedangkan dalam hal penggunaan komputer diperlukan kemampuan metode nu- merik ataupun pengetahuan komputasi lainnya

Metode simulasi adalah mempelajari berbagai prosedur pengambilan keputusan, mencari prediktor atau prosedur pengambilan keputusan terbaik untuk berbagai situasi. Lebih jauh lagi ahli statistika harus dapat memberikan informasi berkaitan dengan derajat kecocokan dari masing masing prosedur yang diberikan.Selanjutnya prosedur dan metode yang dihasilkan harus diuji validitasnya. Salah satu cara untuk menguji validitas suatu prosedur atau metode statistika adalah dengan mencobanya pada data yang parameternya diketahui (terkendali). Untuk itu perlu dikembangkan berbagai tehnik yang bertujuan membangkitkan data dengan sifat-sifat atau parameter yang diinginkan. Misalnya kita ingin membangkitkan data univariate dengan rataan dan ragam tertentu, data multivariate dengan rataan,ragam dan korelasi tertentu. Tehnik-tehnik ini dipelajari dalam Metode Simulasi.

Akhir-akhir ini berkembang tehnik statistika yang disebut analisis berbasis komputer atau simulasi yang biasa disebut computer intensive statistics khususnya Monte Carlo dan resampling method.Jika secara tradisional interval kepercayaan suatu penduga ditetapkan berdasarkan asumsi distribusinya (Normal, t, χ2atau F ), maka dengan metode resampling(sampling ulang),kita sepenuhnya menggunakan komputer untuk menghitung interval kepercayaan dari suatu estimator tanpa perlu mengasumsikan distribusi tertentu pada datanya.

Jelaslah bahwa kecanggihan teknologi komputer memberikan manfaat yang sangat besar untuk mensimulasikan suatu sistem, termasuk kelakuan dinamisnya.Simulasi dinamis dapat dikembangkan untuk mempelajari secara detail karakteris- tik dinamis (proses) dari suatu sistem (meskipun karakteristik tersebut sulit diper- oleh melalui eksperimen), sekaligus untuk memprediksi apa yang akan terjadi pada sistem tersebut di masa mendatang.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment